Pembinaan Pegawai Negeri Sipil Di Lingkungan Kementerian Agama Kab. Probolinggo

Gambar

Kab. Probolinggo, 26/06 (Humas) Bertempat di Aula Kantor Kemenag Kab. Probolinggo, Kepala kantor memberikan Pembinaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) acara ini dihadiri Kasubbag TU, Para kasi, penyelenggara syariah, satker dan seluruh pejabat struktural maupun fungsional di Lingkungan Kemenag. acara ini digagas demi untuk meningkatkan kinerja para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan kantor kemenag. Selanjutnya Bapak H. Busthomi, SH. M.HI Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Probolinggo menyampaikan bahwa seorang pegawai negeri sipil harus bekerja sesuai dengan tupoksinya dan tetap mengacu kepada UU dan Peraturan yang menyangkut kepegawaian termasuk PP. 53 tahun 2010, Peraturan Kepala BKN Nomor 21 Tahun 2010 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Beliau juga berpesan agar kita sebagai pegawai negeri sipil untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme untuk mendukung tugas pokok dan fungsinya, mampu memahami dan mengimplementasikan Peraturan Perundang-Undangan bidang kepegawaian, khususnya berkaitan dengan disiplin PNS yakni Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS; khusus bagi para Pejabat Struktural untuk terus melakukan pembinaan dan bimbingan kepada bawahannya, sehingga terhindar dari pelanggaran disiplin; dan sekecil apapun permasalahan yang menyangkut pelanggaran disiplin seorang PNS, segera tindak, tangani dan selesaikan sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan, jangan sampai dibiarkan yang pada akhirnya bisa mempengaruhi terhadap kinerja Organisasi; pegawai juga harus bisa menciptakan suasana bekerja yang kondusif, saling asah, asih dan asuh, jalin kerjasama, koordinasi dan sinkronisasi dengan unit kerja lainnya.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian pesan dari Bapak Drs. H. Atok Illah, M.Pd beliau mengharapkan menjelangkan bulan puasa ini hendaknya kita mampu mempergunakan momen ini dengan baik untuk menghidupkan bulan romadhon untuk meningkatkan kwalitas ibadah kita sesuai bidangnya masing-masing, bagi guru di lembaga pendidikan hendaknya mampu menerapkan kegiatan pondok romadhon di sekolahnya, sementara bagi para penyuluh agama hendaknya bisa menghidupkan masjid musholla di daerahnya masing-masing dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang agamis dan mampu mendidik umat, sedangkan bagi pegawai yang di kantor juga mampu mempergunakan waktu-waktu yang ada untuk lebih mengoptimalkan tugas-tugas yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. (Ansori).

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s