Wisata Religi Miniatur Kabah Pantai Bentar Menjadi Pusat Manasik Haji Murid RA

2 (1)3 (1) 45 67 (1) 8 (1)9 (1) 1011 121 (1)

Kab. Probolinggo (Humas) Hari ini Kamis, 9 Oktober 2014 Halaman Wisata Religi Miniatur Ka’bah Pantai Bentar dipenuhi ribuan murid dan guru Raudlatul Athfal se Kab. Probolinggo dalam rangka Pelatihan Manasik Haji bagi murid dan guru Raudlatul Atfal (RA). Ini merupakan upaya pengurus Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) Kab. Probolinggo untuk memberikan pembelajaran dini kepada anak didik agar kelak bisa mengaplikasikannya di ketika punya kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji tersebut. Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Probolinggo Bapak H. Busthami, SH. M.Hi, Para Pengawas dan Ketua IGRA serta para kepala dan siswa -siswi RA Se Kab. Probolinggo.

Dalam sambutannya kepala Kankemenag Kab. Probolinggo menghimbau kepada pengawas dan ketua IGRA agar pelatihan manasik haji ini perlu dipupuk dan dijadikan program prioritas setiap tahun karena anak yang masih usia dini memiliki kepekaan yang sangat baik sehingga setiap materi dan praktek bisa diresapi dengan baik. Prosesi semacam ini tidak hanya dilakukan oleh umat Islam berusia dewasa namun bagi anak-anak usia dini baik Taman Kanak-Kanak (TK) maupun Raudhatul Atfal (RA) juga mulai mengadakan pelatihan semacam ini. Seperti yang dilakukan ribuan murid-murid RA se Kab. Probolinggo sekarang ini. Pelaksanaan manasik haji cilik yang digelar Pengurus IGRA Kab. Probolinggo ini berlangsung lancar, meriah dan membanggakan.

Seperti layaknya menjalankan ibadah haji, semua peserta mengenakan pakaian (ihram) serba putih seperti yang digunakan para jamaah calon haji yang sesuhngguhnya, Prosesi latihan manasik haji diawali dengan upacara pelepasan jamaah haji, dilanjutkan kegiatan pertama, jamaah melakukan wukuf di Padang Arafah. Setelah itu melaksanakan tawaf atau keliling ka’bah sebanyak 7 kali, dilanjutkan shalat di Makam Nabi Ibrahim. Kemudian, sa’i atau berlari kecil antara Shofa dan Marwa. Rangkaian haji selanjutnya melontar jumroh dimulai dari Ula, Wustho, dan Aqabah. Prosesi manasik haji kecil diakhirnya dengan tahalul (potong rambut) dan minum air zamzam. Ketua IGRA Kab. Probolinggo menambahkan, kegiatan manasik haji seperti ini memiliki maksud dan tujuan untuk menambah ilmu pengetahuan anak-anak terkait prosesi ibadah haji dan semoga berguna bagi mereka kelak. (Ansori).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s