KASUBAG TU KANTOR KEMENAG KAB. PROBOLINGGO HADIRI RAPAT SOSIALISASI FKUB

10815782_880357875309222_371762546_n 10814119_880357805309229_687212726_n (1)

Kab. Probolinggo (Humas) – 21/11 Bertempat di Aula Lantai II Kantor PCNU Kab. Probolinggo Jl. Raya Nomer 178 Warujinggo Leces Probolinggo, hari ini Jum’at, 21 Nopember 2014 Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpolmas) Kab. Probolinggo mengadakan acara Rapat Sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), yang dihadiri Pengurus FKUB, lintas Sektoral dan Instansi terkait, kesbangpolmas dan Kasubag Tata Usaha Kan. Kemenag Kab. Probolinggo Drs. H. Atok Illah, M.Pd sebagai Nara Sumber pada acara tersebut.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Bakesbangpolmas Kab. Probolinggo menyatakan akan memberikan dukungan kepada FKUB Kab. Probolinggo sebagai forum pluralitas dan demokrasi, untuk meningkatkan netralitas FKUB dari kepentingan sesaat, mampu mengembangkan model kerukunan umat yang ideal serta meningkatkan koordinasi dengan sesama pengurus dan pemerintah.

Sementara Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Kab. Probolinggo Drs. H. Atok Illah, M.Pd merasa bangga atas perkembangan kerukunan umat beragama yang dinamis dan harmonis di Kab. Probolinggo ini. Kita semua mengetahui walaupun di kabupaten ini terdiri dari berbagai etnis namun ternyata kerukunan umat beragama dapat tercipta dengan baik, hal ini merupakan upaya yang layak untuk diappresiasi sebagai hasil kesepahaman yang matang diantara para tokoh-tokoh agama yang ada di Kab. Probolinggo, sehingga mampu melahirkan kondisi yang amat kondusif.

Sedangkan yang akan merusak adalah jika setiap pemeluk agama mengklaim kebenaran mutlak adalah miliknya sendiri. Klaim kebenaran mutlak seperti itu telah menjadi karakter dasar para pemeluk suatu agama, jika hal tersebut tidak dikelola dan dikendalikan maka akan berpotensi dan bahkan sering menimbulkan gesekan benturan dan kekerasan antar pemeluk agama di tengah-tengah masyarakat plural, Oleh karenya kita harus pakai etika dalam hal penyiaran agama. dan ini sudah di atur oleh undang-undang, etika penyiaran agama dapat menjadi pedoman bagi setiap petugas penyiaran agama di Indonesia.

Dalam acara tersebut juga hadir Kabag Kesra Kab. Probolinggo (Moh. Syarifuddin, S.Ag. M.Si), yang sekaligus Sekretaris FKUB Kab. Probolinggo, yang sangat menyetujui hasil keputusan Rapat Koordinasi ini yang antara lain; beliau meminta agar seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa dan cendikiawan serta organisasi kemasyarakatan harus bersatu dan meningkatkan koordinasinya untuk menciptakan zona kondusif di kabupaten ini, yang tujuannya untuk memberikan dan meningkatkan pemahaman akan nilai – nilai kebangsaan kepada warga masyarakat kabupaten probolinggo yang pluralitas ini.

Seyogyanya kita harus mengingat kembali akan tugas dan fungsi FKUB. Tugas-tugas tersebut antara lain; melakukan dialog dan musyawarah, menampung aspirasi ormas keagamaan, menyalurkan aspirasi ormas keagamaan, melakukan sosialisasi perundang-undangan, serta melakukan pengkajian dan penelitian. Sedangkan fungsi dari FKUB adalah; membangun kerukunan umat beragama, memelihara kerukunan umat beragama, dan memberdayakan umat beragama untuk kerukunan dan kesejahteraan, dan FKUB ke depan harus menjadi forum yang mandiri dan independen, sebagai control sosial masyarakat (termasuk pendidikan politik), tidak hanya terfokus pada pemeliharaan kerukunan, serta mengupayakan kesejahteraan umat beragama. (Ansori).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s