KEMENAG KAB PROBOLINGGO TINJAU DAN MEMONITOR MADRASAH SAMPAI DI DAERAH PEGUNUNGAN

Kasubag dan Kepala MI Nurul Ulum Tegalwatu dan MI Alfatih Ranugedang Berkumpul di MI Nurul Umum TegalwatuKasubag Diantar Kepala MTs. Ilhamul Hasan Racek Menuju ke MI Miftahul Ulum Wedusan Tiris Monitoring Di MI Miftahul Ulum Wedusan TirisMonitoring Di MTs. Ilhamul Hasan Racek Tiris

Kab. Probolinggo (Humas) Senin kemaren 20 April 2015 Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kantor Kementerian Agama Kab. Probolinggo melakukan acara monitoring ke beberapa titik yang dilakukan secara terjadwal dan berbagi tugas. Kasi Mapenda Drs. H. Taufik, M.Pd ke daerah Kraksaan, Kepala Kemenag Bpk H. Busthami, SH. M.HI ke wilayah Krucil staf PendMa ke wilayah barat sedangkan Kasubag TU Bpk H. Atok Illah, M.Pd bersama Mentor Bpk Syahroni, S.Pd dan Humas meluncur ke daerah Tiris. Walaupun membutuhkan waktu cukup lama untuk sampai di beberapa lembaga yang ada di kawasan pegunungan bahkan kasubag harus meminjam sepeda motor kepala madrasah agar bisa sampai ke daerah yang sulit terjangkau dengan kendaraan roda 4 namun beliau tetap semangat menjalankan tugas mulia tersebut. Acara ini dilakukan untuk melihat madrasah dari dekat bagaimana pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), Kelengkapan Kurikulum dan Perangkat pembelajaran, persiapan Ujian, mengukur kekuatan madrasah terkait penerimaan dana BOS, BSM dan juga beberapa lembaga penerima bantuan Akreditasi Pendidikan dari Ausaid, penggunaan dan pertanggungjawaban sehingga keberadaannya mampu menjadi tolok ukur berhasil tidaknya lembaga tersebut.

Sebagaimana yang dilakukan oleh Kasubag TU Drs. H. Atok Illah, M.Pd ketika beliau memonitor lembaga madrasah yang antara lain MTs. Ilhamul Hasan Racek Tiris, MI. Miftahul Ulum Wedusan Tiris, MI Nurul Ulum Tegalwatu Tiris dan MI Alfatih Ranugedang Tiris. Dengan sangat detail beliau bertanya kepada kepala madrasah dan pihak terkait dengan seraya membaca satu persatu instrumen monitoring yang beberapa lembar tersebut. Ketika bergeser dari satu madrasah ke madrasah lainnya sempat saya bertanya kenapa dengan sangat detail pertanyaan yang disampaikan, beliau menjawab untuk mengukur sejauh mana kesungguhan pengelola pendidikan madrasah dalam memaknai amanah yang dibebankan kepada dirinya mampu dilaksanakan sebagai amanah yang sesungguhnya, maksudnya sebagai amanah Allah Swt. yang harus ia laksanakan dan dijaga dengan baik. Orang tua dalam hal ini wali murid menitipkan putra-putrinya di madrasah ini untuk memperoleh pelayanan yang prima demi mendapatkan ilmu umum dan agama sebagai bekal mereka kelak ketika sudah dewasa, sedangkan madrasah sebagai pengelola pendidikan juga sudah diatur dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas No. 20 Tahun 2003), ini harus dipedomani dan harus dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggungjawab tutupnya. (Ansori).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s