Kabid Penaiszawa Hadiri Rakor Antar Instansi Pemerintah, LSM dan Ormas Keagamaan

H. Busthami Buka Rakor Antar Instansi

Kab. Probolinggo, 28/4 (Bimas Islam) Bertempat di Aula Al-Ikhlas Kankemenag Kabupaten Probolinggo, Seksi Bimas Islam menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Antar Instansi Pemerintah, LSM dan Orgonisasi Keagamaan.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan ormas dan LSM, ada unsur NU, Muhammadiyah, Unsur Thariqah, dan juga diikuti para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan penyuluh agama fungsional Kabupaten Probolinggo.

Untuk memberikan dampak positif bagi peserta Seksi Bimas mendatangkan Narasumber dari Pengadilan Agama (PA) Kraksaan (Bpk Subandi) dan Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Jatim, H. Fahrur Rozi.

Kabid Penaiszawa Hadiri Rakor Antar Instansi

Dalam sambutannya H. Wafi menyampaikan terima kasih kepada semuanya baik pemateri maupun peserta. Besar harapan kegiatan ini akan memberikan dampak positif bagi perkembangan tata kelola yang baik serta mensukseskan Reformasi Birokrasi di Lingkungan Kemenag Kabupaten Probolinggo.

H. Busthami, dalam kata sambutannya saat membuka kegiatan memberikan appresiasi kepada seksi Bimas untuk terus membangun koordinasi dan komonikasi dengan berbagai pihak terkait, secara birokrasi dengan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur dan Pengadilan Agama Kraksaan serta ormas lainnya.

Sehingga akses kita, kemenag bisa berjalan baik, dimana saat ini dengan adanya Simkah online KUA berintegrasi dengan Catatan Sipil (Capil) serta terkait perceraian dan thalaq jelas kita membutuhkan Pengadilan Agama untuk mensingkronkan data. Dimana setiap tahunnya catatan sipil, Bappeda serta beberapa SKPD di Kabupaten selalu meminta data dari kita, sehingga data yang ada dari semua instansi bisa singkron, tutupnya.

Rakor Antar Instansi

Bpk Subandi (dari PA Kraksaan) menyampaikan banyak hal yang harus disimak oleh para peserta; antara lain cara untuk mengetahui ciri-ciri akta cerai palsu, sehingga kita bisa membedakan mana akta cerai yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama dan yang palsu. Beliau juga mempersilahkan Kepala KUA menghubungi PA 24 Jam penuh jika menemukan adanya akta cerai yang mencurigakan.

KUA bisa menerima pengajuan permohonan nikah khusus bagi yang pernah menikah selain melampirkan Akte Cerai juga dilengkapi dengan Surat Putusan dari Pengadilan Agama. Dan alhamdulillah pada saat tersebut juga disepakati adanya koordinasi intensif antara Kementerian agama dengan Pengadilan Agama.

Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Propinsi Jawa Timur menyampaikan materi “Meningkatkan Ketahanan Rumah Tangga Sakinah Mawaddah Warahmah”. Dalam paparannya, H. Fahrur Rozi, menyatakan bahwa prilaku ketaqwaan, tidak selalu harus memahami kitab kuning, namun pada prinsipnya harus bisa memahami dan mengambil contoh dari baik dan kebaikan yang ada di sekitarnya.

Tugas KUA harus bisa dioptimalkan bukan hanya dalam melaksanakan pernikahan bagi warga masyarakat, namun lebih dari itu harus bisa membentuk warga masyarakat yang sakinah, mawaddah dan rahmah sebagai salah satu tujuan pernikahan. Di mana mereka sanggup mengarungi gelombang samudera kehidupan yang akan diarunginya.

Masyarakat di sekitar kita bisa harmonis, lebih baik dan hurmah dan saling memberikan pengertian antar yang satu dengan lainnya. Dan saya sadar itu dan dipastikan masing-masing kita pernah mengalami suasana manis dan pahit. Tidak sedikit orang yang baik terkadang justru sebaliknya misalnya publik figur yang baik namun ternyata memiliki kondisi rumah tangga yang kropos. Oleh karena itu maka ikhtiyar kita yang memiliki kewajiban bersama untuk terus berusaha maksimal demi terwujudnya Samara tersebut.

Belajarlah dari Rasulullah Saw. yang menyatakan “Baiti JannatiRumahku adalah istanahku, dengan pernyataan ini kemudian akan bangkit satu keyakinan yang mampu mewujudkan cita-cita suci abadi membangun rumah tangga baik, bahagia sejahtera dhohir bathin.

Di Jawa Timur terdapat 643 KUA, sementara penyuluh agama fungsional yang ada sekarang ini berkisar 406 semoga kedepan bisa terpenuhi. Khusus penyuluh agama harus mampu berperan dalam memaksimalkan kegiatan penyuluhannya, memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait ajaran yang benar yang dianutnya sejak lahir, adanya penyelewengan keagamaan seperti yang baru-baru ini mencuat di beberapa daerah termasuk Probolinggo hendaknya bisa disikapi bersama.

Kepekaan kita dalam memberikan laporan ke Kanwil Kemenag Jatim juga ke Kemenag RI sehingga informasi yang sampai pada pimpinan di wilayah dan pusat valid sesuai dengan fakta yang ada. Jangan sampai justru mendengar dari orang lain atau media online maupun cetak.

Sehingga akan terwujud lestarinya nilai-nilai kebersamaan untuk meneguhkan islam Rohmatan lil alamin, dalam rangka upaya membendung arus keagamaan radikal dan aliran sesat, dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan kehidupan beragama yang merata dan berkualitas dan memantapkan kerukunan intra dan antar ummat beragama termasuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Agama, dan juga meningkatkan peran serta lembaga sosial keagamaan dan lembaga pendidikan keagamaan dalam pembangunan sehingga terwujudlah kehidupan yang harmonis toleran dan saling menghormati.

Kementerian Agama sebagai salah satu upaya menerapkan lima (5) budaya kerja harus selalu kita kedepankan dan maksimalkan. Sehingga peran tersebut akan dirasakan oleh masyarakat luas, imbuhnya.

Kemudian acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab terkait perkembangan yang ada baik mengenai simtem informasi manajemen nikah (Simkah), Simbipenais, pelaksanaan UU Nikah, penguatan usia nikah serta konfersi keagamaan. Namun semua pertanyaan dapat dijawab dengan tuntas, baik oleh Bpk Subandi (PA Kraksaan), maupun oleh H. Fathurrozi (Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Jatim). Semoga acara ini mampu memberikan dampak positif bagi progres kemenag di kemudian hari. (Ansori).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s