Dr. Muh Nurhasan : Beredarnya Issu Komonisme, Penyuluh Agama Turut Serta Menciptakan Stabilisasi Nasional

Diskusi Merebaknya Isu Komonisme

Kab. Probolinggo (Inmas) Dengan munculnya banyak informasi yang simpang siur di media sosial, media online dan media cetak terkait issu komonisme yang akhir-akhir ini cukup meresahkan warga masyarakat secara umum. (13/6).

Menyikapi hal tersebut teman-teman Penyuluh Agama Islam Kabupaten Probolinggo menghadap salah satu tokoh agama Probolinggo, Dr. Muh. Nurhasan. Beliau menjelaskan agar para penyuluh agama bisa berbagi waktu untuk memberikan penyuluhan keagamaan dan sambil lalu menambah intensitas binaan, kembangkan pula materi penyuluhannya pada pemahaman cinta tanah air, hubbul wathan minal iman, kesadaran berbangsa dan bernegara.

Beliau juga menjelaskan bahwa dalam 1-2 bulan terakhir, kita sering mendengar pemberitaan soal isu bangkitnya PKI dan komunisme di Indonesia. Bagi sebagian orang mungkin isu ini telah dianggap basi, karena beberapa kali diulang dalam konteks tertentu.

Pemahaman PKI seperti mau dibangkitkan kembali, lalu mengapa isu dan mobilisasi anti-Komunisme muncul dan berkembang sekarang? ada banyak alasan yang menyebabkannya,

Pertama, berasal dari mobilisasi oknum tertentu, Kedua, menurut saya, terdapat pra kondisi kultural-idelogis yang mengondisikan isu anti komunisme ini sehingga dengan mudah menggiring respon masyarakat secara luas. Ketiga, terlepas dari faktor mobilisasi dan proses berkesadaran soal komunisme di masyarakat kita.

Menurutnya, ada beberapa faktor struktur ekonomi politik yang memungkinkan isu komunisme berkembang saat ini. Pembangunan ekonomi pemerintahan saat ini yang didorong oleh proyek investasi besar-besaran, terutama dalam sektor infrastruktur dan ekstraksi bahan mentah, membuat banyak masyarakat yang mulai tergusur dari tanah mereka.

Dalam kondisi seperti sekarang ini, kita pera penyuluh agama harus berupaya menciptakan stabilitas nasional sehingga masyarakat bisa tenang, tidak terjadi gejolak di masyarakat. Namun munculnya isu komunisme yang sudah menyebar ini tetap harus kita waspadai, tidak bisa kita anggap enteng atau angin lewat karena setiap isu yang ada bisa menjadi kenyataan.

Menurut hematnya pelajaran PMP atau PPKN harus diajarkan kembali di dunia pendidikan baik yang bernaung di bawah Kemenag maupun dinas pendidikan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s