H. Busthami Sangat Setia Menemani ASN Kemenag Dalam Menyimak Giat Tadarrus

Kepala Kemenag Setia Temani Tadarrus Bersama ASN Kemenag

Kab. Probolinggo (Inmas) Kegiatan ramadan yang digagas Seksi Bimas bersama Pokjaluh Kementerian agama kabupaten Probolinggo, mulai hari pertama sampai saat ini masih tetap berjalan baik dan konsisten. (13/6).

Tampak semua kegiatan terus berjalan rapi yang diikuti oleh semua ASN Kemenag baik struktural maupun fungsional. Tidak tanggung-tanggung Kepala Kantor Kementerian agama, Bapak H. Busthami, Kasubag, H. Atok Illah, Kasi Bimas, Kasi PD-Pontren, Kasi PHU, Kasi Pais dan Penyelenggara tetap semangat mengikuti setiap kegiatan yang dilaksanakan di pagi hari tersebut.

Kepala Kankemenag, Bapak H. Busthami dengan sangat setia menemani bahkan menyimak setiap lantunan ayat-ayat Allah Swt itu dibacakan oleh anak buahnya. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya sejak beliau ditempatkan sebagai Kepala Kantor Kemenag di Probolinggo ini, Masjid Ar-Rohiem tidak pernah sepi dengan kegiatan tadarrus setiap saat, baik di bulan-bulan lain, lebih-lebih pada bulan ramadan seperti saat ini.

Kegiatan Tadarrus ramadan rupanya memiliki kekhasan dan kesejukan tersendiri bagi Aparatur Sipil Negera di sini. Sebenarnya kegiatan tadarus di Kemenag terbaca dua fase, Jam 08.00-09.00 diperuntukkan umum, baik bagi ASN yang di dalam kantor kemenag maupun bagi mereka yang berada di satker dan unit. Sementara pada jam 10.30 hingga menjelang adzan dzhuhur diperuntukkan bagi para pengawas dan penyuluh agama.

Selain itu ada pula kegiatan tadzarrus di beberapa tempat di luar jam yang telah ditentukan, misalnya pada pasca kegiatan kultum dan kajian ramadan, memang bulan ramadan merupakan bulan yang selalu dirindukan seluruh umat islam di seantero jagat, bukan hanya di Indonesia. Namun mungkin karena Indonesia termasuk salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar, sehingga tidak mengherankan jika masyarakatnya sangat mencintai Al-Quran.

Kasi Bimas, H. A. Wafi, selalu berharap, walaupun kemenag bukan merupakan pesantren, namun kemenag membawai banyak pondok pesantren, paling tidak kemenag bisa menjalankan, memanfaatkan waktu-waktu laungnya untuk melakukan kegiatan keagamaan, atau kegiatan lain yang bernuansa agamis, harapnya. (Ansori).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s