Sebagai Public Relation, Humas Harus Mewujudkan Hubungan Harmonis dan Kepercayaan Publik

Pengelolaan Humas dan Layanan Publik

Kab. Probolinggo (Inmas) Sebagai eksternal dan internal relations, tugas merupakan tulang punggung dalam institusi pemerintah baik dalam kementerian maupun lembaga negara. Di mana sebagai public relations, humas merupakan suatu seni yang dapat menciptakan pengertian publik lebih baik, dapat memperdalam kepercayaan public terhadap seseorang atau sesuatu organisasi/badan yang ada. (28/7).

Humas 2
Public relations sejatinya adalah suatu usaha untuk mewujudkan hubungan yang harmonis antara sesuatu badan/lembaga dengan publik, usaha untu memberikan atau menanamkan kesan yang menyenangkan, sehingga akan timbul opini publik yang menguntungkan bagi kelangsungan hidup  lembaga negara tersebut.

Berdasar pada konsep di atas hari ini, Kamis, 28 Juli 2016, Pelaksana Humas Kankemenag Kabupaten Probolinggo, menggelar kegiatan“Pengelolaan Humas dan Layanan Publik” bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini dibuka Kasubag Tata Usaha Kemenag, Bpk H. Atok Illah, dengan diikuti jajaran Waka Humas Satker Madrasah, pengurus Pokjawas, Staf KUA, penyuluh agama serta perwakilan dari beberapa seksi-Penyelenggara syariah.

Humas 1
Sementara pemateri terdiri dari dua orang; pertama Kepala Kankemenag, Bpk H. Busthami, menyampaikan tentang “Peran Informasi dan Humas kaitannya dengan keterbukaan informasi”, Kasubag TU menyampaikan “Menejemen pengelolaan berita online”, kemudian juga ditambahkan dengan materi yang disampaikan oleh Pelaksana Humas sendiri, “Optimalisasi pemberitaan melalui Website dan Medsos”.
Tujuan kegiatan ini untuk memberikan Informasi kepada publik tentang Kebijakan publik, informasi publik; mendorong keikut sertaan masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam proses penentuan kebijakan publik; terlaksananya Kegiatan Keterbukaan informasi Publik dan pelayanan humas yang prsesentatif sesuai dengan DIPA dan Rencana Kerja Kegiatan Tahun2016.

Manfaat yang diharapkan bisa memudahkan pertukaran informasi, data; memudahkan koordinasi dengan seluruh satker, bisa melibatkan seluruh satker untuk menyadari pentingnya keberadaan situs web serta diharap bisa mengurangi waktu dan biaya dalam penyebaran informasi dan data.

Kepala kantor menyampaikan bahwa; “Kegiatan ini sebagai wujud layanan prima kepada masyarakat; bisa mendorong partisipasi masyarakat dalam proses penentuan kebijakan publik, dan untuk meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi publik dalam menghasilkan layanan informasi publik yang berkualitas”.

Selain itu bisa kita pelajari UU Nomor 8/1974  Jo UU Nomor 43/1999; UU Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik; UU Nomor. 40/1999 tentang Pers, UU Nomor 11/2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik, UU Nomor 25/2009 tentang Pelayanan Publik, PP  Nomor 61/2010 tentang Pelaksanaan UU No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Komisi Informasi dan KMA Nomor 200/2012 tentang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi. (Ansori).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s