Tingkatkan Mutu Pendidikan, Kemenag Probolinggo Gelar Bimtek Akreditasi Kelembagaan

Bimtek AkreditasiKab. Probolinggo (PendMa) Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) Kabupaten Probolinggo menggelar Bimtek dan Pendampingan Akreditasi RA. Hari ini Senin, 8 Mei 2017 merupakan sesi pertama diadakan di PJB Paiton dengan diikuti 270 peserta terdiri dari kepala dan guru RA meliputi delapan kecamatan; Kraksaan, Paiton, Kotaanyar, Pakuniran, Besuk, Tiris (Timur), Pajarakan dan Krejengan.(8/5).

Tujuan diadakannya Bimtek ini dalam rangka pengembangan peningkatan mutu kelembagaan baik dari segi sarana-prasarana, tenaga pendidik,  siswa dan kurikulum pembelajaran. Dan hampir semua lembaga RA se kabupaten piagam akreditasinya hampir berakhir terhitung sejak akreditasi tahun 2007 lalu.

Ini merupakan Bimtek lanjutan supaya lembaga RA bisa mengajukan akreditasi kembali ke BAN-PNF PAUDNI dan harapannya semua lembaga kita terakreditasi.

Sedangkan sesi kedua akan dilaksanakan besok di Aula PJB mencakup 6 kecamatan; Maron, Banyuanyar, Gending, Gading, Krucil, Tegalsiwalan dan sesi ketiga akan diikuti 11 kecamatan wilayah barat; Tongas, Wonomerto, Sumberasih, Bantaran, Sukapura, Lumbang, Dringu, Leces, Tiris (Barat) dan Kuripan akan ditempatkan di Aula Al-Ikhlas Kemenag.

Dalam arahannya, Kepala Kemenag H. Santoso meminta Kasi PendMa H. Taufik yang juga hadir saat ini untuk lebih mengintensifkan peran pengurus IGRA, dan Ketua KKM (MI, MTs, MA) dalam rangka mengukur kekuatan serta potensi yang dimiliki madrasah.

“Berdasarkan data konkrit nantinya kita bisa memplanning dan mengagendakan pertemuan lanjutan”, ungkapnya.

Santoso berharap guru madrasah harusnya bangga bisa mengamalkan ilmu dan pengetahuannya kepada anak didiknya. Namun itu harus ditopang dengan semangat dan karakter yang sabar.

Ketua IGRA dan KKM bisa membuat skala prioritas sebagai program unnggulan di masing-masing lembaga. Sehingga hal tersebut bisa mendukung pada pemenuhan tuntutan akreditasi lembaga pada saatnya, intinya Mutu kelembagaan, manajemen dan kurikulum serta kebutuhan lainnya kita penuhi sesuai aturan bakunya, maka ketika mau akreditasi lembaga sudah siap, ulasnya.

“Akreditasi sangat penting untuk menstandarkan seatu lembaga. Ada Delapan Standar yang harus dipenuhi lembaga pendidikan supaya bisa mencapai tingkat perkembangan; 1, Standar Kompetensi Lulusan 2, Standar Isi 3. Standar Proses 4. Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan 5. Standar Sarana dan Prasarana 6. Standar Pengelolaan 7.Standar Pembiayaan Pendidikan 8. Standar Penilaian Pendidikan.

Yag fungsi dan tujuannya,  sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan  pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu.

“Standar Nasional Pendidikan bertujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat”, tutupnya.(Ansori).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s