Berdayakan Umat, Penyuluh Agama Bantaran Latih Produksi Ekonomi Melalui Home Industri

Pemberdayaan EkonomiKab. Probolinggo, 18/5/2017 (Pokjaluh) Pada awal kata laporannya, Ketua Panitia Giat Pemberdayaan ekonomi umat, Rohmad Wahyudi menyitir QS. An-Nisa’ ayat 9 “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar”.

“Penyuluh Agama adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Kementerian Agama”. Penyuluh agama bekerja secara non fisik serta bertugas untuk memberi bimbingan, dan penyuluhan kepada masyarakat serta menjadi contoh yang dapat diteladani sehingga penyuluh Agama Islam berkewajiban menjaga kerukunan umat beragama agar selalu terjaga kondusif, menyisir dengan dakwah bil hal adanya radikalise dan aliran menyimpang. Kuncinya adalah peningkatan ekonomi.

“Kita berupaya menyeimbangkan kebutuhan rohani dan jasmani, antara keimanan dan ketaqwaan kematangan ekonomi yang tertata dan terkoordinir”, ulas Yudi.

Gagasan ini terinspirasi dari hasil diskusi antara pengurus Pokjaluh dengan KUA, sebagaimana diakui Ananto Pratikno Kepala KUA Bantaran yang cukup energik ini. Apresiasi kita kepada semua terutama kepada Kepala Kankemenag, Bapak H. Santoso, Kasi Bimas Islam H. A. Wafi, Jajaran Forkopincam, tokoh agama serta Pengurus Pokjaluh Kabupaten, syukurnya.

Dalam arahannya, Kepada Kemenag Kabupaten Probolinggo merasa salut terhadap inovasi penyuluh dalam mengaplikasikan keilmuannya dalam format yang berbeda dari biasanya.

“Seorang  penyuluh agama berfungsi sebagai pemberi informatif, edukatif, konsultatif dan advokasi artinya seorang penyuluh harus mampu memberikan informasi-informasi, pencerahan yang baik agar dapat memupuk iman seseorang dan juga mampu memberikan solusi dan arahan-arahan positif”.

Tugas kita tidak hanya terbatas pada bimbingan dan penyuluhan keagamaan, namun juga bisa mengarah pada pemberdayaan dan penguatan ekonomi kebangsaan yang dapat memperkokoh keimanan dan ketaqwaan mereka karena merasa cukup dengan pemberian Tuhan dalam mencukupi kebutuhan hidupnya.

“Penyuluh Agama tidak hanya berperan dalam peningkatan keagamaan namun bisa membangun akses dalam banyak sisi kehidupan termasuk meningkatkan perekonomian umat” ditambah dengan optimalisasi delapan program pokok yang telah dicanangkan, tutupnya.

Sekcam kecamatan Bantaran berharap adanya sinergi untuk mengsingkronkan kegiatan ini dengan program kabupaten Probolinggo “One village one product”, seperti Batik misalnya, maka Product home industri yang berbasis agama ini juga perlu disingkronkan”.

Hal senada juga disampaikan Danramil Bantaran; bahwa SDM Penyuluh tentunya harus siap memberikan pencerahan melalui pendidikan.Dengan pendidikan kebodohan akan hilang dan selanjutnya kita akan lebih mudah melakukan pemberdayaan ekonomi seperti saat ini. Pemberdayaan ekonomi berbasis agama, dan menurutkeyakinannya; Peningkatan ekonomi erat hubunganya dengan meningkatnya akhlaq dan Sumber daya manusianya.

Secara simbolis Kepala Kemenag menyerahkan sertifikat kegiatan dan dilanjutnya dengan praktik Kegiatan Pembuatan Makanan Halal dan Bergizi Hasil Olahan Home Industri Berbahan Lokal, dengan produksi KOPI KOMAK, aneka kue dan kuliner dengan bahan utama komak (sayuran mirip buncis) hasil kerjasama penyuluh KUA dengan instansi terkait. (Ansori).

Iklan

2 pemikiran pada “Berdayakan Umat, Penyuluh Agama Bantaran Latih Produksi Ekonomi Melalui Home Industri

  1. Yang menarik sayuran mirip “buncis”
    Semoga giatan yang di gagas penyuluh agama kecamatan Bantaran mampu memberikan inspirasi bagi daerah lain untuk meningkatkan ekonomi ummat dengan kekayaan lokal… Sehingga diharapkan menjadi masyarakat yang berdikari serta tercipta baldatun toyyibun…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s