Kasubag TU Sampaikan Materi PPID dan Administrasi Informasi Dalam Pembinaan Manajemen Informasi Publik

Kasubag Sampaikan Materi PPIDKab. Probolinggo (Inmas) Sebagai Pemateri dalam “Pembinaan Manajemen Informasi Publik” yang diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari perwakilan KUA, Satker serta seksi-seksi di Kemenag, Rabu, 24 Mei 2017 Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Kabupaten Probolinggo H Fausi, SE. M.HI menyampaikan materi PPID dan Administrasi Informasi. (24/5).

Secara mendetail, beliau ulas akan pentingnya peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi di lingkungan kementerian dan atau lembaga sehingga intitusi terkait bisa terlayani dengan baik. PPID dibentuk dalam rangka memberikan pelayanan Informasi Publik sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Menteri Agama telah menetapkan Pejabat Pengelola informasi dan Dokumentasi (PPID) Nomor 200 Tahun 2012 tentang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi dan Koordinator PPID di lingkungan Kementerian Agama. Masing-masing PPID pada unit eselon I di lingkungan Kementerian Agama bertanggungjawab untuk melakukan penyediaan, penyimpanan, pendokumentasian, pelayanan, dan pengamanan informasi publik. Atasan PPID merupakan pimpinan masing-masing unit eselon I begitu pada pada Kementerian di tingkat Kanwil (Provinsi) dan Kemenag di tingkat kabupaten kota bahkan di tingkat unit dan satker di lingkungan kemenag, jelas Kasubag.

Sebagai Badan Publik kita harus selalu siap melakukan mengadministrasian secara baik dan terstruktur. Bisa mengelompokkan mana informasi yang dikecualikan dan mana yang tidak, pengurus PPID melakukan review secara rutin.

Selain itu, Kasubag berharap pada perwakilan KUA, Satker dan seksi untuk melakukan optimalisasi pemberitaan agar image kemenag meningkat dan Alhamdulillah Kemenag saat ini kembali meraih status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ini harus terus kita jaga tentunya dengan melakukan perbaikan-perbaikan diberbagai sektor.

“Jangan gampang mengshare iformasi yang tidak jelas (hoax) karena bisa jadi senjata makan tuan karena menyalahi Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik sebagaimana yang marak terjadi”, ulasnya.

Dipenghujung penyampaiannya, banyak peserta yang bertanya terkait PPID dan perkembangan mutakhir dengan santainya H. Fausi menjelaskannya dengan rinci. (Ansori).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s