PRESS RELEASE UAPDFBN 2018

Ujian Akhir Pendidikan Diniyah Formal Berstandar Nasional (UAPDFBN) atau Imtihan Wathani Pendidikan Diniyah Formal (PDF)Tahun 2018
Pendidikan Diniyah Formal (PDF) adalah layanan satuan pendidikan yang relatif baru. Keberadaannya telah diamanatkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan yang merupakan implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Namun implementasinya baru dimulai setelah Peraturan Menteri A gama (PMA) Nomor 13 Tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Islam ditetapkan.

Sebagaimana dalam PMA Nomor 13 Tahun 2014 ini, PDF adalah lembaga pendidikan yang diselenggarakan oleh dan berada di dalam pesantren secara terstruktur dan berjenjang pada jalur pendidikan formal, sebagai pengakuan terhadap lulusan pesantren. Jenjang pada satuan PDF memiliki kesederajatan dan kewenangan yang sama dengan jenjang pendidikan formal lainnya. Jenjang pendidikan dasar ditempuh pada PDF Ula selama 6 (enam) tahun, dan PDF Wustha selama 3 (tiga) tahun. Jenjang pendidikan menengah ditempuh pada PDF Ulya selama 3 (tiga) tahun.

PDF merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas kelembagaan dunia pesantren, di samping sebagai ikhtiar konservasi tradisi akademik tafaqquh fiddin dan pengembangan disiplin ilmu-ilmu keagamaan Islam. Sehingga mandat untuk PDF adalah menghasilkan lulusan mutafaqqih fiddin (ahli ilmu agama Islam) guna menjawab langkanya kader ulama. Mandat tersebut dilaksanakan dengan menjunjung tinggi dan mengembangkan nilai-nilai Islam rahmatan lil’alamin dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika, keadilan, toleransi, kemanusiaan, keikhlasan, kebersamaan, dan nilai-nilai luhur lainnya.

Kurikulum yang dikembangkan oleh PDF terdiri atas pendidikan umum sekitar 30% dari seluruh beban pelajaran yang terdiri dari Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam. Untuk PDF tingkat ulya ditambah dengan pelajaran Seni dan Budaya.

Sedangkan pendidikan keagamaan Islam berbasis kitab kuning (kutub al-turats) setidaknya 70% dari seluruh beban pelajaran. sebaran mata pelajaran keagamaan Islam hingga di tingga ulya meliputi: Al-Qur’an, Tauhid, Tarikh, Hadist-Ilmu Hadits, Fiqh-Ushul Fiqh, Akhlaq-Tasawuf, Tafsir-Ilmu Tafsir, Bahasa Arab, Nahwu-Sharf, Balaghah, Ilmu Kalam, Ilmu Arudh, Ilmu Mantiq, dan Ilmu Falak yang semuanya berbasis kitab dan berbahasa Arab.

Penilaian pendidikan pada satuan pendidikan diniyah formal dilakukan oleh pendidik, satuan PDF, dan Pemerintah. Penilaian oleh pendidik dilakukan secara berkesinambungan yang bertujuan untuk memantau proses dan kemajuan belajar peserta didik sebagai bagian dari sistem evaluasi pendidikan. Penilaian oleh satuan PDF dilakukan untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik pada semua mata pelajaran berdasarkan rumusan kompetensi yang dituangkan dalam Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum PDF.

Sedangkan penilaian oleh Pemerintah dilakukan dalam bentuk Ujian Akhir Pendidikan Diniyah Formal Berstandar Nasional (UAPDFBN) atau disebut juga sebagai Imtihan Wathani.

Imtihan Wathani menjadi instrumen penjaminan mutu untuk memastikan bahwa penyelenggaraan pendidikan di PDF dapat memenuhi target pencapaian kompetensi lulusan dan barometer keberhasilan pendidikan di pesantren. Sedangkan materi yang dujikan dalam Imtihan Wathani PDF tingkat Ulya mencakup Hadist-Ilmu Hadits, Fiqh-Ushul Fiqh, Tafsir-Ilmu Tafsir, Bahasa Arab, dan Nahwu-Sharf.

Keseluruhan materi tersebut disusun menggunakan bahasa arab.
Bagi peserta didik yang telah menyelesaikan proses pendidikan dan dinyatakan lulus ujian satuan pendidikan serta Imtihan Wathani dapat diberi ijazah yang dijamin oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama mengenai kesederajatannya dengan pendidikan formal lainnya. Adapun jumlah santri sebagai peserta didik yang mengikuti Imtihan Wathani pada tahun 2018 ini berjumlah 836 santri yang terdiri dari 431 santri putra dan 405 santri putri.
Imtihan Wathani tingkat Ulya atau setara Madrasah Aliyah/SLTA ini untuk pertama kalinya dilaksanakan pada tanggal 10-12 Maret 2018 oleh 14 satuan PDF Ulya (dari Jumlah total 38 PDF Ulya se-Indonesia). yaitu PDF Dayah Babussalam Aceh Utara (109 peserta didik), PDF PP Al Masturiyah Sukabumi (36 peserta didik), PDF PP Darussalam Ciamis (35 peserta didik), PDF PP Al Mubaarok Wonosobo (90 peserta didik), PDF PP APIK Kauman Kendal (49 peserta didik), PDF PP Zainul Hasan Genggong Probolinggo (43 peserta didik), PDF PP Nurul Qodim Probolinggo (49 peserta didik), PDF PP Assalafi Al Fitrah Surabaya (240 peserta didik), PDF PP Cokrokertopati Takeran Magetan (51 peserta didik), PDF PP Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri (36 peserta didik), PDF PP Nurul Kholil Bangkalan (20 peserta didik), PDF PP As’adiyah Sengkang Wajo (48 peserta didik), PDF PP Nahdlatul Ulum Maros (27 peserta didik), dan PDF PP Al Khairat Tanjung Selor Bulungan (17 peserta didik). (PD Pontren).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s