Kesehatan Reproduksi Calon Ibu Mempengaruhi Mental Generasi Selanjutnya

Pembinaan Kesehatan Reproduksi Catin

Kab. Probolinggo (KUA) Berdasarkan Surat Undangan Yang ditandatangani Kepala Puskesmas Wonomerto, Dr. M. Erfan Kalifuddin, Nomor : 005/66/426.102.29/2018 upaya peningkatan Kesehatan reproduksi Calon Pengantin/Pengantin di kecamatan Wonomerto. (11/4/2018).

Beberapa hari lalu salah seorang pegawai Puskesmas telah berkoordinasi dengan Kepala KUA Wonomerto terkait pelaksanaan Kelas Catin yang kita gelar hari ini. Sedikitnya 20 pasang Calon pengantin se kecamatan berkumpul mengikuti program ini.

Dalam keterangannya, Kepala KUA Wonomerto H. Wawan Ali Suhudi, S.Ag. M.Hum menjelaskan bahwa untuk mewujudkan Keluarga Sakinah tidak cukup hanya mengandalkan pengetahuan yang sekedarnya, namun dibutuhkan pemahaman menyeluruh. Kita terus beupaya dalam kiprah berkesinambungan menggandeng pihak-pihak yang berkompeten serta memiliki visi untuk membangun Wonomerto.

Karena membentuk keluarga Sakinah, Mawaddah Wa Rahmah “SAMAWA” itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, perlu sentuhan-sentuhan nurani yang bersungguh-sungguh, Catin kita perlu penyehatan Jasmani dan Rohani, karena itu KUA terus membangun komitmen tersebut bersama Puskesmas dan Bidang Keluarga Berencana di tingkat kecamatan, ulas Wawan.

Pernikahan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan ketuhanan yang maha Esa (UUP pasal 1). Amat penting untuk dipahami. Dan untuk mewujudkannya Calon pengantin harus memahami hal-hal berikut; tujuan pernikahan, sahnya pernikahan, hak dan kewajiban suami-istri, larangan pernikahan (KHI Pasal 39:1), putusan pernikahan (KHI Pasal 113 dan Pasal 116), dan akibat putusnya pernikahan (KHI Pasal 153).

Karena dengan memahaminya calon pengantin diharapkan bisa mengetahui dengan utuh ketentuan dan peraturan perundangan sehingga cita-cita membangun rumah tangga yang SAMAWA bisa terwujud. Selain itu mereka juga diperkenalkan pentingnya memilih usia produktif untuk melangsungkan pernikahan dan usia ideal untuk menikah.

Yang tidak kalah pentingnya penyampaian dari Tim Puskesmas setempat terkait pengenalan pentingnya kesehatan reproduksi, kesehatan ibu dan anak tidak luput dari kupasan bidan muda tersebut. Kesehatan ibu cikal bakal sehatnya anak yang akan lahir dari kedua pasangan suami istri, yang tentunya sangat berpengaruh pada mental generasi selanjutnya. (Ansori).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s