Ka. Kanwil : Sebagai Manajer, Kepala Madrasah Harus Memiliki Ide Cemerlang dan Konsep Ideal, Dengan Perencanaan Cerdas

Kakanwil Nurul Qodim

Kab. Probolinggo (Inmas) Kepala Kanwil Kemenag Jatim H. Syamsul Bahri hadir di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kalikajar Paiton dalam acara Seminar Sehari : “Peningkatan Kompetensi Madrasah Dalam Mewujudkan Madrasah Hebat Bermartabat”. (Kamis. 3/5/2018).

Ini pertamakalinya Kepala Kanwil Kemenag Jatim bisa menghadiri acara yang digelar oleh PPNQ biasanya yang hadir di sini Bapak Kabid. Semoga acara ini akan membawa barokah untuk pondok pesantren. Pesantren ini sudah berdiri sejak 50 tahun lalu dan alhamdulillah tahun ini pendidikannya sudah sampai Pendidikan Diniyah Formal (PDF) dan Ma’had Ali. Harapa kita semoga lembaga pendidikan yang berada di sini dan pesantren yang lain juga bisa berkembang dengan baik. Hal lain juga berdiri Organisasi keagamaan Syubbanul Muslimin yang jamaahnya sudah ribuan dan selain diundang di kawasan Indonesia juga sampai manca negara, ulas Non Hadi keluarga Pengasuh Nurul Qadim.

Kegiatan ini juga dihadiri Kasi Sarpras PendMa Kanwil H. Sruji Bahtiar, Kepala Kankemenag H. Santoso, Kasubag TU, H. Fausi, Kasi PendMa H. Didik Heriadi. Sedangkan pesertanya terdiri dari KKM MAN 1 Probolinggo, MAN 2 Probolinggo, KKM MI Kecamatan Paiton ditambah beberapa undangan terkait.

Ka. Kankemenag memberikan support positif atas sinergi yang dibangun pengurus KKM menggandeng pondok pesantren untuk melaksanakan seminar sehari kali ini. Alhamdulillah kemenag melalui Seksi PendMa telah melakukan beberapa terobosan untuk memajukan program pendidikan, jelas Santoso.

Sementara Kepala Kanwil Kemenag dalam sambutannya menyatakan bahwa beliau juga melihat pengasuhnya KH. Hasan Abdul Jalal Mino beliau ini sosok sederhana dan tawadhu’. Berbicara pendidikan, diperlukan penataan jalan agar kondisi bangunannya tidak mubaddzir karena keindahan penataan ruang itu sangat diperlukan dan Allah suka itu. Teruslah berbuat baik dan adil sesuai dengan perintah Allah. Dengan segala keterbatasan anggaran namun kita terus melakukan upaya perbaikan, ungkap kakanwil.

Kita memiliki segudang kitab tetapi tidak cocok dengan amaliyahnya maka hal itu sangat tidak kita harapkan. Seorang manajer harus memiliki ide-ide dan mimpi besar untuk membawa madrasah lebih maju, bukan justru mundur apalagi hancur.

Kepala madrasah juga dibantu oleh wakil wakilnya untuk bersinergi dalam memajukan dan melaksanakan terobosan terobosan. Waka Kurikulum memikirkan bagaimana pengembangan pendidikan, waka Kesiswaan harus mampu memaksimalkan perannya agar madrasah laku di tengah masyarakat sehingga siswanya banyak, waka sarana prasarana juga melakukan hal yang sama berfikir bagaimana caranya madrasah bisa mengembangkan sarana prasarana madrasahnya.

Ka. Kanwil menyatakan bahwa kepala madrasah itu manajer harus mampu mengambil dan membuat kebijakan yang membangun. Seorang Kepala harus memiliki konsep ideal, diperlukan adanya perencanaan yang cerdas dengan didukung dengan organisasi yang mapan dan harus satu komando. Kuncinya berjuanglah di jalan Allah dengan harta dan dirimu. Dan harus ada keikhlasan dan kebersamaan, ini juga amat penting. Madrasah harus bangkit, madrasah di Probolinggo harus maju, hebat dan bermartabat, tutupnya. (Aan).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s