Bahrul Ulum Wisuda Ratusan Siswa-Siswinya

Bahrul Ulum1

Kab. Probolinggo (Inmas) Minggu, 13 Mei 2018 Pondok Pesantren Bahrul Ulum Kecamatan Besuk menggelar Wisuda Siswa-Siswi dengan menghadirkan Kepala Kankemenag Kabupaten Probolinggo. (13/5).

Dalam laporannya Panitia menyatakan bahwa jumlah siswa yang yang belajar di Pesantren ini berjumlah 834 orang; Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bahrul Ulum 233 siswa, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Syafi’iyah 321 siswa dan Madrasah Aliyah (MA) Bahrul Ulum 280 siswa. Namun yang diwisuda kali ini berjumlah 263 orang; MI. Bahrul Ulum 52 siswa, MTs. Syafi’iyah 121 siswa dan MA. Bahrul Ulum 90 siswa.

Selain itu pesantren mengembangkan program-program unggulan demi memajukan dan meningkatkan bergaining madrasah. Di MTs. Syafi’iyah kita buka program unggulan kelas inti yang focus pada pengembangan Bahasa Asing (Arab-Inggris) dan Teknologi Informasi. Sementara yang MA kita kembangkan Bahasa Mandarin ulasnya.

Alhamdulillah, tahun ini 11 orang dari siswa kami mengikuti ujian jalur SNMPTN dan 19 orang melalui jalur SPANPTKIN semua peserta Bidikmisi. Hal ini tidak lepas dari semangat pengasuh PP. Bahrul Ulum serta dukungan penuh dari Ketua Yayasan Dr. Moh. Mahfudz Faqih, M.Si. untuk mengawal peserta didik hingga meraih sukses, jelas Mutamakkin Billah putera pengasuh yang sekaligus Dosen di UINSA Surabaya.

Sementara Kepala Kankemenag H. Santoso, S.Ag. M.Pd mengapresiasi Pesantren Bahrul Ulum atas peran sertanya dalam mempersiapkan generasi matang dalam ilmu pengetahuan agama dan umum secara seimbang, hal ini akan menjadi salah satu hal yang membanggakan kami. Bagaimanapun pesantren dan madrasah merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang berada dalam binaan Kantor Kementerian Agama.

Atas nama Kementerian Agama kami sampaikan terima kasih semoga kedepan lembaga ini akan tambah maju serta mampu melahirkan generasi panipurna; manusia berkualitas, beriman dan berimtaq.

Pendidikan pesantren tidak hanya mengembangkan ilmu agama namun tetap menata dan mengatur dengan baik pengetahuan umum yang ternyata juga sangat penting dalam menyiapkan generasi yang berkualitas dan tidak tertinggal di era modernisasi seperti saat ini. Maka sangat tepat ketika pesantren telah berhasil mengembangkan pendidikan formal (MI, MTs, MA) dan non formal seperti TPQ-Madin, tutup Santoso.

Selain Kepala Kankemenag dan Seksi PendMa dan pengawas madrasah hadir pula jajaran Forkopincam Kecamatan Besuk, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat ditambah ratusan wali santri serta undangan lainnya. (Aan).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s