H. Santoso : Jadikan Ramadhan Motivasi Hidup

Kab. Probolinggo (Inmas) Pasca sholat Dhuhur di Masjid Ar-Rohiem Kemenag, Senin (21/5) dilaksanakan Kajian Ramadhan dengan tema “Motivasi Menyambut bulan Ramadhan menuju insan Muttaqin” disampaikan oleh Kepala Kankemenag H. Santoso. (21/5/2018).
Kegiatan ini dihadiri Kasubag TU, para Kasi Penyelenggara, KUA, Satker serta ASN di lingkungan Kankemenag.

Dalam uraiannya Ka. Kankemenag menyatakan bahwa Ramadhan akan membentuk manusia bertaqwa (muttaqin) jikalau kita mampu mengambil ibrah dan hikmah dari momen ini serta termotifasi untuk mengamalkan firman Allah SWT: “Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian (menjadi orang) bertaqwa.” (QS. Al Baqarah : 183)

Taqwa adalah kata yang sungguh sangat tidak asing lagi di telinga kita. Pidato-pidato resmi keagamaan senantiasa memuat kata taqwa sebagai pembuka. Sumpah jabatan menghendaki seorang pejabat untuk bertaqwa. Anjuran dan himbauan para ustadz tak pernah lepas dari ajakan taqwa. Bahkan, ajakan taqwa terus berkumandang dalam khutbah-khutbah jum’at. Namun, semua terasa hambar karena tak pernah terasa realisasinya.

Dengan Ramadhan kali ini sudah selayaknya kita merenungi kembali makna taqwa dan menancapkannya dalam diri untuk kemudian menjadi penentu arah kehidupan.

Sebagian ulama salafush shalih mendefinisikan taqwa sebagai takut kepada Allah Yang Maha Agung (Al Jalil), menerapkan wahyu yang diturunkan (at tanzil), dan mempersiapkan diri menghadapi hari kematian (al rahil).

Secara umum, taqwa diartikan dengan mentaati segala perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya. Perasaan takut kepada Allah SWT dapat menjadikan seseorang dekat dengan-Nya dan tunduk kepada-Nya. Dia diselimuti oleh keimanan sehingga segala perintah Allah SWT akan dilaksanakannya dan segala larangan Allah SWT akan ditinggalkannya.

Mari kita renungi bersama firman Allah SWT. “Dan telah Kami turunkan al kitab (Al Qur’an) kepadamu sebagai penjelas bagi segala sesuatu.” (QS. An Nahl : 89).

Bukanlah suatu kebetulan, kalau Allah SWT juga menurunkan Al Qur’an di bulan mulia ini, pasti ada hubungan antara taqwa yang menjadi tujuan puasa Ramadhan dengan diturunkannya Al Qur’an di bulan Ramadhan.

Taqwa menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya sebagaimana yang telah tuntas dijelaskan dalam Al Qur’an sebagai petunjuk hidup dalam kehidupan sebagaimana firman Allah SWT : “Bulan Ramadhan, bulan yang diturunkan al Qur’an di dalamnya, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil).” (QS. Al Baqarah : 185).

Ramadhan dapat mencetak manusia-manusia yang tunduk total di hadapan aturan Allah SWT. Mampu menyikapi kondisi sosial di masyarakatnya, peka jiwanya akan setiap apa yang diajarkan dalam kitab suci Allah dan sunnah Rasul-Nya. (Aan).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s