Ramadhan Datang, Kemenag Bak Pesantren Kilat

Pendalaman Qur'an1

Kab. Probolinggo (Inmas) Kegiatan Semarak Ramadhan 1439 H yang dilaunching Kepala Kankemenag Kabupaten Probolinggo, Kamis (17/5) beberapa hari lalu memberikan dampak positif bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag. Dimana dari sekian rangkaian kegiatan yang digagasnya melakukan pendalaman Tajwid dan daktik metodik pengajaran al-Qur’an dengan metode yang dipilih oleh tiga penyuluh agama sesuai dengan skill yang dimiliki masing-masing pemateri, diantaranya H. Syamsul Huda, Yazid Zaen dan Hasan Basri memiliki komitmen kuat berbagi ilmu kepada teman sejawatnya. (Senin, 21/5/2018).

Para peserta terbagi secara klasikal seakan mereka adalah para siswa yang sedang mengikuti pendalaman yang sudah berjalan  sejak dua tahun terakhir. Kegiatan ini cukup memberikan respon positif bahkan seakan menjadikan Kemenag bak Pesantren kilat setiap datangnya bulan Ramadhan. Ramadhan memang bulan mulia yang memberkati siapapun yang mau melakukan perbaikan pola baca dan amal ibadah personal.

Dari kegiatan ini diharapkan adanya keterampilan baca sesuai makhraj serta penguasaan Kaedah Tajwid yang meliputi; waqaf (berhenti bacaannya) dan washal (berlanjut), al-Qamariyah dan al-Syamsiyah, bacaan Madd (panjang), bacaan nun sukun dan tanwin (Izhar, ikhfa, idgham bighunnah dan idgham bila ghunnah dan iqlâb ditambah dengan tarkiq tabhimnya.

Selain kegiatan pendalaman metodologi pembelajaran, juga dilaksanakan kegiatan Tadarrus bersama baik pejabat maupun staf kemenag tanpa merasa canggung ataupun salah mereka tetap enjoi mengikuti kegiatan demi kegiatan baik Kultum maupun kajian Ramadhan tidak membuat mereka jenuh justru menjadikan ASN semakin berkomitmen menjadikan bulan ini sebagai bulan kasih sayang, ampunan dan penyelamat diri dari api neraka, ucap salah seorang peserta yang tidak mau disebut namanya.

Keberkahan akan datang kepada siapa saja yang benar-benar memanfaatkan bulan ini dengan hati yang tulus tanpa terpaksa. Agama tidak pernah memaksa siapapun untuk beramal sholih tapi agama mengajak dengan damai serta mengatur setiap jiwa untuk kembali bersimpuh di hadapan Sang Pencipta.(Red/Aan).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s